Bulog Warning! Pedagang Jual Minyakita di Atas HET Bisa Kena Sanksi
RUPAMATA.ID, PAREPARE--Perum Bulog Cabang Parepare akan mengevaluasi pedagang nakal, yang menjual minyakita melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.
Hal ini diungkapkan Pimpinan Cabang (Pinca) Bulog Parepare Rahmi Mangerang kepada rupamata.id, pada Rabu (13/05/2026).
"Kami selalu imbau dan sosialisasikan kepada pedagang mitra Rumah Pangan Kita (RPK), agar tidak menjual minyakita melebihi HET pemerintah yakni Rp15.700/liter," kata Rahmi.
Dia menegaskan, bukan hanya evaluasi yang dilakukan jika ditemukan kecurangan. Namun, pedagang nakal tersebut akan mendapatkan sanksi tegas hingga pencabutan izin dan kerjasama.
"Het ini harus benar-benar kita kawal bersama. Apa lagi ini untuk menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat menengah ke bawah," ujarnya.
Rahmi menjelaskan, minyakita merupakan program pemerintah, yang tujuannya tentu agar masyarakat dapat merasakan ketersediaan minyak goreng kemasan, dengan harga yang lebih terjangkau.
"Jadi wajar jika stok dan harganya diatur ketat, supaya tidak melonjak seperti kebanyakan minyak goreng premium," ungkapnya.
Kesempatan itu, dia juga mengungkapkan kondisi ketersediaan miyakita di gudang Bulog Kota Parepare yang cukup terbatas. Sehingga bulog harus sigap melakukan upaya preventif untuk mencegah terjadinya kelangkaan stok minyakita di pasaran.
"Distribusinya kita atur baik-baik agar harganya tetap stabil dan stoknya selalu ada," pungkasnya.
Meski semua RPK dalam pengawasan Bulog, namun ia mengaku cukup kesulitan untuk menjangkau situasi setiap RPK.
Sehingga pihaknya memilih sejumlah RPK yang mampu menjadi mitra strategis atau prioritas utama, dalam mendistribusikan minyakita secara konsisten untuk stabilisasi.
"Ada beberapa RPK dan toko binaan di masing-masing pasar yang kita rekomendasikan untuk masyarakat wilayah Kota Parepare. Biasanya stoknya selalu ada dan kita upayakan untuk kebutuhan masyarakat," tuturnya.
"Untuk Pasar Lakessi ada RPK Hj Linda, RPK Stand Pelita, RPK Hj Bahar, RPK Lakessi. Kemudian, untuk Pasar Sumpang ada RPK Mahkota Beras, Tk Al Azhar, Tk, Hamzan, dan Tk Hajar," jelas Rahmi.(*)
