Jangan Panik! Bulog Parepare Tegaskan Stok Minyakita di Pasar Lakessi Stabil
RUPAMATA.ID, PAREPARE--Pimpinan Cabang (Pinca) Bulog Parepare Rahmi Mangerang menegaskan stok MinyaKita di Pasar Lakessi, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) stabil.
Hal ini ia ungkapkan usai melakukan monitoring komoditas pangan, khususnya minyak goreng di Pasar Lakessi, bersama Kepala Dinas Perdagangan, Andi Wisnah dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Muhammad Idris, pada Rabu (13/05, 2026).
"Oiya kalau di Pasar Lakessi kami pastikan stok selalu ada. Karena di sana kita punya toko binaan kurang lebih ada empat yah, dan juga puluhan mitra Rumah Pangan Kita (RPK) yang menjadi titik penjualan minyakita sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah yakni, Rp15.700," kata Rahmi kepada rupamata.id
Namun, sambung Rahmi, dalam upaya menjaga ketersediaan stok di pasar Lakessi tetap stabil, Bulog Parepare melakukaan penataan distribusi kepada pengecer atau RPK.
"Jadi memang kita atur distribusi dan pengambilan minyakita, oleh pedagang ke Bulog. Karena kita ingin minyak ini tidak langka di pasaran. Biasanya kami kirim ke RPK tiap 2 kali sepekan dengan kuota 5 sampai 15 dos per mitra, sesuai ketersediaan kami," ujarnya.
Rahmi mengungkapkan, kondisi ketersediaan minyak goreng rakyat merek minyakita di gudang Bulog Parepare memang tidak mengalami kelangkaan. Namun, untuk stoknya juga tidak berlimpah. Sehingga perlu dilakukan pengelolaan distribusi ke pasaran, agar tidak menggangu stabilitas ekonomi masyarakat.
"Di gudang bulog sekarang ada 20 ton minyakita. Nah stok ini untuk dua minggu ke depan. Jadi kita harus atur baik-baik distribusinya, agar harga tetap stabil dan ketersediaan di pasar selalu ada," tegas Rahmi.
Sementara, salah seorang pedagang di Pasar Lakessi, H Gaffar mengatakan, saat ini ketersediaan minyak goreng, khususnya merek minyakita di lapaknya masih mencukupi, dan dijual sesuai HET yakni Rp15.700.
"Kalau di lapak saya, alhamdulillah minyak goreng khusunya merek minyakita ini aman, dan saya jual sesuai HET yang diintruksikan Bulog Parepare, yaitu Rp15.700," katanya.
Dia menambahkan, secara umum untuk pasar Lakessi, ketersediaan minyakita ini mencukupi. Terlebih, Bulog aktif melakukan pemantauan harga dan stok di pasar khusunya di lapak mitra RPK.
"Pasar lakessi aman soal minyak goreng, apa lagi minyakita. Mungkin kalau masyarakat dapat harga yang mahal, karena pedagang itu tidak ambil minyak di Bulog. Jadi dijual mahal," pungkasnya.
"Tapi Insyaa Allah kalau di tempat kami, mitra Bulog, minyakita pasti ada dan harganya juga terjangkau," jelas Gaffar.(*)
