Besok Bulog Parepare Mulai Distribusikan Banpang Alokasi Februari-Maret
RUPAMATA.ID, PAREPARE--Perum Bulog Cabang Parepare, akan mendistribusukan bantuan pangan (banpang) alokasi bulan Februari dan Maret untuk 10,950 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Parepare.
Hal ini diungkapkan, Pimpinan Cabang (Pinca) Bulog Parepare, Rahmi Mangerang, dalam kegiatan peluncuran bantuan pangan, yang digelar di Ruang Data Kantor Walikota Parepare, pada Senin (11/05/2026).
"Besok kita akan mulai menyalurakan bantuan pangan beras dan minyak, untuk alokasi Februari-Maret kepada 10, 950 penerima bantuan pangan (PBP) atau juga disebut keluarga penerima manfaat (KPM) yang ada di Kota Parepare," kata Rahmi.
Dia menjelaskan, untuk alokasi Banpang dua bulan ini, masing-masing KPM akan menerima bantuan beras sebanyak 20 kilogram (kg), dan 4 liter minyak goreng merek minyakita.
Rahmi menambahkan, untuk memastikan penyaluran Banpang ini lebih optimal, pihaknya didukung oleh pemerintah kota dan intansi keamanan TNI-Polri.
"Di kota Parepare ada 4 kecamatan dan 22 kelurahan, bersama Pemkot dan dukungan TNI-Polri kita yakin distribusi ini akan berjalan dengan baik dan sesuai prosedur," ujarnya.
Kesempatan itu, ia juga berharap agar penyaluran bantuan pangan tersebut dapat diselesaikan secepat mungkin. Agar manfaat bantuannya segera dirasakan oleh masyarakat.
"Untuk Parepare target kami empar hari kerja harusnya sudah rampung dan selesai yah. Insyaa Allah kita optimalkan penyaluran ini untuk masyarakat," jelas Rahmi.
Terpisah, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setdako Parepare, Andi Ardian Asyraq mengaku mengapresiasi kolaborasi aktif Perum Bulog Parepare, dan Pemerintah Daerah dalam upaya menjaga stabilitas pasokan dan pemenuhan pangan masyarakat Kota Parepare.
Terlebih lagi, sambung Ardian, di tengah gejolak harga bahan pokok yang semakin meningkat dan dinamika ekonomi, distribusi Banpang dinilai mampu meringankan beban dan kebutuhan bahan pokok masyarakat.
"Penyaluran ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan, khususnya membantu meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat," jelas Ardian.(*)

