RUPA MATA

RUPA MATA

  • Nasional
  • Daerah
  • Regional
  • Budaya & Seni
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Kapolsek Mallusetasi
  • Polres Barru

Viral! Kapolsek Mallusetasi Barru Diduga Intimidasi Wartawan saat Liputan Tambang Galian C

Oleh Hestiana
17 Oktober


RUPAMATA.ID,BARRU--Kapolsek Mallusetasi Polres Barru AKP Iriansyah, viral usai diduga mengintimidasi wartawan saat peliputan, di lokasi tambang galian C, Kelurahan Mallawa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Nampak dalam video yang beredar di media sosial, AKP Iriansyah membentak sejumlah wartawan yang sedang meliput di lokasi tambang tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi di lokasi tambang galian C, Kelurahan Mallawa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru pada Kamis (16/10/2025). 

Saat itu, Kapolsek Mallusetasi AKP Iriansyah mendampingi anggota DPRD Barru melakukan inspeksi mendadak atau sidak, usai tambang galian C itu dikeluhkan warga setempat. 

"Woy jangan ambil gambar bos, kau siapa, surat perintahnya mana, tidak usalah kau ambil gambar yah," bentak AKP Iriansyah. 

Ketika salah seorang wartawan menjelaskan identitas dirinya dan rekannya. Alih-alih menahan emosi, AKP Iriansyah justru mengaku memiliki hak atas dasar dilindungi Undang-Undang ITE.

"Ada Undang-Undang ITE yang mengatur, kalau saya keberatan boleh hah," tegas dia.

Meski salah seorang wartawan sempat berupaya memberikan pemahaman kepada Kapolsek Mallusetasi, terkait kegiatan peliputan yang ia lakukan. 

Namun, AKP Iriansyah lebih memilih berbalik badan dan berdebat dengan warga. Sebelum akhirnya ia kembali menampakkan sikap arogannya di hadapan awak media.

"Kau mau ambil gambar ? Heh ini gambarku, ambil, Kapolsek Mallusetasi AKP Iriansyah," ucapnya dengan nada sombong.

Menanggapi kejadian tersebut, salah seorang wartawan CNN, Risal yang turut terlibat dalam perdebatan itu mengaku sempat kaget, dengan sikap kasar Kapolsek Mallusetasi Barru, AKP Iriansyah kepada dirinya dan rekannya.

"Iya betul tadi dilarang sama pak Kapolsek ambil gambar. Saya juga kaget karena langsung menunjuk ke saya melarang merekam," kata Risal.

Dia menyesalkan sikap arogan Iriansyah karena menghalangi kerja jurnalis. Ia menilai, Iriansyah seharusnya tidak menghalang-halangi kerja wartawan.

"Seharusnya kan dia tidak melarang begitu. Kami ini cuma kerja. Dilindungi juga undang-undang," jelasnya.(*)

Tags:
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Kapolsek Mallusetasi
  • Polres Barru
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Most popular
  • ICCN Sulsel Pilih Parepare Jadi Tuan Rumah Celebes Creative Festival 2026

    03 Juni
    ICCN Sulsel Pilih Parepare Jadi Tuan Rumah Celebes Creative Festival 2026
  • Persiapan CCF Makin Matang, Andiz Borong Rombongan Audiens ke Kapolres Parepare

    04 Juni
    Persiapan CCF Makin Matang, Andiz Borong Rombongan Audiens ke Kapolres Parepare
  • Wawali Hermanto jadi Narasumber di Raker APEKSI Komwil VI Kendari

    04 Juni
    Wawali Hermanto jadi Narasumber di Raker APEKSI Komwil VI Kendari
  • LKM Usaha Bersama Ujung Lare Periode 2026-2030 Resmi Tetapkan Sembilan Nama Pengurus Baru

    30 Mei
    LKM Usaha Bersama Ujung Lare Periode 2026-2030 Resmi Tetapkan Sembilan Nama Pengurus Baru
  • BULOG Tembus 3 Juta Ton Serapan Gabah-Beras Petani, Rekor Baru Penguatan Cadangan Pangan Nasional

    03 Juni
    BULOG Tembus 3 Juta Ton Serapan Gabah-Beras Petani, Rekor Baru Penguatan Cadangan Pangan Nasional
Rupa Mata
Rupa Mata
  • Redaksi
  • Visi Misi
  • Makna Logo dan Warna
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
Copyright © 2025 Rupa Mata. All rights reserved.