Hari ke-6 CCF 2026, Ribuan Warga Padati Ruang Kreatif
RUPAMATA.ID. PAREPARE--Memasuki hari keenam pelaksanaan Celebes Creative Festival (CCF) 2026, antusiasme masyarakat terus meningkat.
Lonjakan pengunjung yang terjadi pada Selasa malam disebut dipicu oleh padatnya rangkaian kegiatan, mulai dari edukasi, pertunjukan seni hingga nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia.
Ketua Panitia CCF 2026, Ayu Winda Lestari, mengatakan peningkatan jumlah pengunjung mulai terlihat menjelang malam. Menurutnya, variasi kegiatan yang disuguhkan berhasil menarik masyarakat untuk datang dan menikmati festival.
“Sejak sore kami menghadirkan kegiatan seperti sesi Mengenal Kopi Lebih Dekat dan edukasi tentang lingkungan. Malam harinya ada penampilan seni dari mahasiswa UKM Rata Institut Teknologi Habibie serta Orkestra Toriolo yang membawakan lagu-lagu Bugis, sehingga pengunjung bisa menikmati hiburan sekaligus bernostalgia,” ujarnya.
Keramaian semakin meningkat setelah Pemerintah Kota Parepare menggelar nonton bareng pertandingan Piala Dunia antara Argentina melawan Mesir. Kegiatan yang didukung Wali Kota Parepare bersama Kapolres Parepare itu membuat ribuan pengunjung bertahan hingga dini hari.
Dampak positif juga dirasakan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Banyak tenant tetap melayani pengunjung hingga pukul 02.00 Wita untuk memenuhi tingginya permintaan.
“Teman-teman UMKM luar biasa karena tetap membuka tenant sampai dini hari. Mungkin itu juga yang membuat beberapa tenant sedikit terlambat buka keesokan harinya,” kata Ayu.
Ia menambahkan, grafik kunjungan kini kembali mengalami peningkatan. Selain dipengaruhi padatnya agenda festival, kedatangan pengunjung dari luar daerah yang memanfaatkan masa liburan turut menjadi faktor bertambahnya jumlah pengunjung.
Selama tujuh hari penyelenggaraan, rata-rata jumlah pengunjung mencapai sekitar 10 ribu orang setiap malam. Panitia optimistis target 50 ribu pengunjung selama 10 hari pelaksanaan festival dapat tercapai hingga penutupan.
Tak hanya ramai dikunjungi masyarakat, CCF 2026 juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi pelaku UMKM. Panitia memperkirakan nilai transaksi selama festival mencapai sekitar Rp2 miliar setiap malam, dengan target meningkat hingga Rp3 miliar pada akhir penyelenggaraan.
“Hingga saat ini belum ada keluhan dari pelaku UMKM terkait transaksi penjualan. Kami berharap target tersebut bisa tercapai sehingga seluruh peserta memperoleh hasil yang maksimal,” jelasnya.
Untuk mendorong transaksi non-tunai, panitia bekerja sama dengan Bank Mandiri melalui layanan pembayaran QRIS. Pelaku UMKM dengan jumlah maupun nilai transaksi tertinggi akan memperoleh penghargaan dari Bank Mandiri.
Sementara itu, pengunjung yang melakukan transaksi menggunakan QRIS juga berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik melalui kuis yang dipandu oleh pembawa acara setiap malam.
Panitia mengajak masyarakat Kota Parepare dan daerah sekitarnya untuk memanfaatkan sisa waktu pelaksanaan festival. Berbagai pertunjukan seni, hiburan, dan agenda spesial telah disiapkan, termasuk rangkaian acara pada malam penutupan yang diproyeksikan menjadi puncak kemeriahan CCF 2026.(*)
