Ketua PKP-RI Kota Parepare Ajak Koperasi Kolaborasi Bareng AJPAR
RUPAMATA.ID, PAREPARE--Ketua Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKP-RI) Kota Parepare, Hasbullah mendorong koperasi berkolaborasi dengan aplikasi AJPAR Indonesia.
Hal ini diungkapkan melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-57, di Caffe and Resto Lagota, pada Sabtu (25/4/2026).
Melalui rapat yang dihadiri Plt Kadis Tenaga Kerja Kota Parepare, La Ode Arwah Rahman dan puluhan pengurus koperasi se Kota Parepare, Hasbullah menegaskan imbauannya agar pengurus koperasi dapat lebih aktif dan sigap, menanggapi setiap peluang kolaborasi yang dapat mendukung pengembangan koperasi di Kota Parepare.
"Aplikasi Ajpar ini bagus dan memang relevan dengan kebutuhan koperasi di era digitalisasi yang makin pesat saat ini. Tentu saya sangat mendukung dan mengimbau pengurus koperasi agar jeli menanggapi peluang baik yang ditawarkan pihak Ajpar," ujarnya.
Sementara, Komisaris AJPAR Indonesia, Amran, mengungkapkan apresiasi dan terima kasihnya atas sambutan dan dukungan positif PKP-RI Kota Parepare, terhadap rencana kolaborasi dengan koperasi se Kota Parepare.Amran menjelaskan, kolaborasi ini diinisiasi tidak semata untuk keuntungan satu pihak. Namun, AJPAR sengaja mengajak agar koperasi di Kota Parepare dapat lebih aktif dan berkembang bersama AJPAR.
"Kami tawarkan beragam keuntungan untuk koperasi yang siap berkolaborasi dengan Ajpar. Salah satunya ialah bahwa Ajpar siap meberikan 30% dari keuntungan yang didapatkan setiap transaksi bagi koperasi yang telah bermohon dan telah mendapat penunjukan sebagai mitra Ajpar," ungkap Amran.
Selain itu, sambungnya, produk yang ditawarkan dalam fitur Ajpar telah terbukti menjadi pilihan terendah untuk berbagai pembelian dan pembayaran.
"Kita bisa jamin bahwa transaki dengan Ajpar ini terendah seperti beli pulsa di bawah harga pagu , bayar listrik admin Rp 2.500 beli token transaksi antar bank baik dalam maupun luar negeri hanya Rp 1.500, transaksi antar sesama pengguna Rp.0 dan lainnya kita menawarkan harga dan admin termurah bahkan mendapat cashback," ujarnya.
"Kita tidak mengambil keuntungan sama sekali bagi mechan yang menawarkan barang daganganya pada berbagai fitur makanan, pasar, dan grosir. Dengan harapan umkm dan koperasi naik kelas," jelas Amran.
Selain itu, lanjut Amran, bagi Pemerintah Daerah yang ingin menggunakan aplikasi layanan publik seperti layanan tagihan PDAM, retribusi kebersihan, retribusi sampah, PBB parkir dan lainnya, dapat menggunakan Ajpar secara gratis bahkan Ajpar mampu menambah PAD.
"Ajpar memang lahir dari gerakan koperasi, namun semangat untuk kembali mengangkat marwah koperasi dan umkm, setara dengan pelaku ekonomi lainnya bahkan sejajar pelaku aplikasi luar yang kini menjadi pemangsa usaha ekonomi kerakyatan," pungkasnya.
Ia menegaskan, bahwa Ajpar hadir dengan misi mulia yakni sebagai stabilisasi harga, penyanggah mengalirnya dana keluar negeri dan sharing fee, baik kepada lembaga, organisasi dan individu.(*)

