AKP Sukri Abdullah Yudisium Sespimma Polri Angkatan ke-74, Ini Komitmennya
RUPAMATA.ID, JAWA BARAT--Perwira Pertama Polri AKP Sukri Abdullah, yudisium usai menyelesaikan Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (Sespimma) Polri angkatan ke-74 Tahun Ajaran 2025.
Proses upacara yudisium dan penutupan kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, di Gedung Utaryo Suryawinata Sespim Lemdiklat Polri, Lembang, Jawa Barat, pada Rabu (17/12/2025).
Upacara itu pun menandai berakhirnya seluruh rangkaian pendidikan bagi peserta didik Sespimma Angkatan ke-74, bersamaan dengan program Sespimti dan Sespimmen.
"Dengan mengucapkan rasa syukur kepada tuhan yang maha esa, pada hari ini, Rabu tanggal 17 Desember 2025, pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34, Sespimmen Polri Dikreg ke-65, SPPK Angkatan ke-2, dan Sespimma Polri Angkatan ke-74 Tahun Ajaran 2025, dengan resmi saya nyatakan ditutup," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Alumni pendidikan Sespimma Polri angkatan ke-74, AKP Sukri Abdullah mengungkapakan rasa haru dan syukurnya, usai dirinya resmi menyelesaikan pendidikan dan yudisium.
"Alhamdulillah, bersama rekan seperjuangan dalam pendidikan Sespimma, kami telah berhasil melalui setiap tahap dan proses di pendidikan, dan kini kami resmi yudisium," ungkap AKP Sukri yang juga menjabat sebagai Bhayangkara Administrasi Penyelia Bidang Sunda di Polres Kota Parepare.
AKP Sukri menambahkan, yudisium ini bukan sekadar upacara seremoni semata. Namun, menjadi awal baru dalam mengimplementasikan nilai-nilai pengabdian sebagai pengayom masyarakat, yang telah diperoleh selama kurang lebih 4 bulan pendidikan.
"Sangat jelas tujuan saya mengikuti pendidikan ini. Karena saya ingin benar-benar mengabdi untuk negeri dan masyarakat," ujarnya.
"Berbulan-bulan saya dan perwira lainnya dikarantina, kami dibina agar seutuhnya paham terkait seperti apa menjadi polisi yang berintegritas, loyal, inovatif dan mampu mengelola tugas kepolisian sebagaimana mestinya," jelas dia.
Kesempatan itu, ia juga menegaskan komitmennya untuk lebih meningkatkan layanan kepada masyarakat. Serta dapat menjadi pelindung dan pengayom yang humanis, dan modern.
"Polri untuk masyarakat bukan hanya slogan. Tapi insyaa Allah akan saya tunaikan, inilah arahan pimpinan kami di kepolisian. Saya sangat berharap setiap ilmu dan pembinaan di pendidikan Sespimma dapat optimal saya lakukan," tandasnya.
Untuk diketahui, selain sukses menyelesaikan pendidikan Sespimma angkatan ke-74 dengan baik, AKP Sukri Abdullah juga dianugrahi penghargaan "Sangata Sumanawawya Raga Pratama".
Penghargaan yang diberikan kepada perwira Polri berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) yang mengikuti pendidikan Sespimma, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi luar biasa selama masa pendidikan untuk dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan Polri. (*)


