RUPA MATA

RUPA MATA

  • Nasional
  • Daerah
  • Regional
  • Budaya & Seni
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Beranda
  • Daerah
  • DFI
  • MBG
  • SPPG

Tingkatkan Kompetensi Relawan SPPG, Yayasan DFI Gelar Pelatihan Keamanan Pangan

Oleh Hestiana
04 Februari

RUPAMATA.ID,PAREPARE--Yayasan Decimal Filantropi Indonesia (DFI) menggelar Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi pengelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 002 Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Rabu (04/02/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Parepare serta Puskesmas Lapadde sebagai mitra penyaji materi.

Pelatihan tersebut dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Parepare Ilham Willem, SKM, M.Kes, Kepala Puskesmas Lapadde Andi Tenri, para narasumber dari Dinas Kesehatan, Sekretaris DFI Desi Ariyanti, Kepala SPPG #002 Lapadde Nurul Haq, serta unsur yayasan. Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari Kepala SPPG, ahli gizi, akuntan, asisten lapangan, dan relawan.

Ketua Yayasan Decimal Filantropi Indonesia, Nurmala Arfah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinas Kesehatan Kota Parepare serta seluruh peserta. Ia berharap seluruh rangkaian pelatihan dapat diikuti dengan serius karena materi yang diberikan sangat penting untuk diterapkan secara teknis dalam operasional SPPG.

“Saya berharap seluruh peserta mengikuti setiap sesi dan menyimak pemaparan narasumber, sebab seluruh materi sangat relevan dengan pelaksanaan tugas di SPPG,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Parepare menegaskan sejumlah aturan dan standar yang wajib dipatuhi oleh para relawan. Ia menjelaskan bahwa Program MBG bertujuan meningkatkan kualitas pertumbuhan anak. Berdasarkan hasil penelitian, anak dengan asupan gizi yang baik memiliki kemampuan belajar yang lebih optimal dibandingkan anak dengan status gizi kurang.

Ia juga menekankan bahwa pengelolaan pangan tidak dapat dilakukan sembarang orang. Dalam aspek keamanan pangan, terdapat sejumlah hal mendasar yang harus diperhatikan, mulai dari kelayakan tempat, kebersihan peralatan, kesehatan petugas, hingga tata cara pengolahan. Bangunan dapur, sistem ventilasi, serta penggunaan peralatan harus memenuhi standar. 

Plastik tidak boleh bersentuhan langsung dengan panas, begitu pula bahan yang mengandung zat kimia harus dihindari. Para relawan pun dibekali pengetahuan agar mampu menyajikan makanan yang aman dan higienis. Inilah alasan utama pelatihan tersebut diselenggarakan.

Adapun narasumber yang terlibat antara lain Edy Kusuma Suhardi, SKM, yang membawakan materi Kebijakan Keamanan Pangan Siap Saji; Yusri, SKM, tentang Tahapan Produksi Pangan Siap Saji; Fitriani, SKM, M.Kes, mengenai Higiene Perorangan; Aisjah, SKM, M.Kes, yang memaparkan Cemaran Pangan, Penyakit Bawaan Pangan, serta Pembersihan dan Sanitasi Peralatan; serta Deasy Angrella, SKM, dengan materi Pemeliharaan Lingkungan Kerja dan Pengendalian Vektor serta Binatang Pembawa Penyakit.

Terpisah, Desi Ariyanti selaku perwakilan Yayasan Decimal Filantropi Indonesia di Kota Parepare menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi persyaratan wajib bagi relawan yang bertugas di SPPG sesuai peran masing-masing. Peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh sertifikat dari Dinas Kesehatan sebagai bukti kompetensi.(*)

Tags:
  • Daerah
  • DFI
  • MBG
  • SPPG
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Most popular
  • Pasar Digital TSM Inovasi DPKP Diapresiasi Wali Kota Parepare 

    14 Agustus
    Pasar Digital TSM Inovasi DPKP Diapresiasi Wali Kota Parepare 
  • CCF 2026 di Parepare Resmi Ditutup, Pemkot dan ICCN Komitmen Kawal Ekosistem Kreatif Lokal

    11 Juli
    CCF 2026 di Parepare Resmi Ditutup, Pemkot dan ICCN Komitmen Kawal Ekosistem Kreatif Lokal
  • Sanggar Ulengtipue Pukau Penonton dengan Tari Pepe-pepe Ka Ri Makka di CCF 2026

    11 Juli
    Sanggar Ulengtipue Pukau Penonton dengan Tari Pepe-pepe Ka Ri Makka di CCF 2026
  • Nantikan Nobar Piala Dunia Argentina vs Mesir, Pengunjung CCF 2026 Disuguhi Penampilan Spektakuler

    07 Juli
    Nantikan Nobar Piala Dunia Argentina vs Mesir, Pengunjung CCF 2026 Disuguhi Penampilan Spektakuler
  • Hari ke-6 CCF 2026, Ribuan Warga Padati Ruang Kreatif

    08 Juli
    Hari ke-6 CCF 2026, Ribuan Warga Padati Ruang Kreatif
Rupa Mata
Rupa Mata
  • Redaksi
  • Visi Misi
  • Makna Logo dan Warna
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
Copyright © 2025 Rupa Mata. All rights reserved.