RUPA MATA

RUPA MATA

  • Nasional
  • Daerah
  • Regional
  • Budaya & Seni
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Beranda
  • Daerah
  • Opini

Eksistensi Pasar Senggol Digeser Maraknya Event Modern di Lapangan Andi Makkasau 

Oleh Hestiana
01 Oktober

Oleh Arif Sulaeman 

Kabid PTKP HMI KOMISARIAT STAIN Parepare 

RUPAMATA.ID,PAREPARE--Dampak Sosial-Ekonomi Event Modern di Lapangan Andi Makkasau terhadap Pergeseran Minat Beli dan Eksistensi Pasar Senggol sebagai Ikon Tradisional Kota Parepare”

Pasar Senggol sejak lama menjadi ikon pasar tradisional Kota Parepare. Ia tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi jual beli, tetapi juga memiliki peran sosial yang mempererat interaksi masyarakat. 

Suasana khas di malam hari, keberagaman kuliner tradisional, dan kesederhanaan pedagang kecil menjadikannya denyut ekonomi rakyat. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, pamor pasar ini mulai meredup. 

Pergeseran minat beli masyarakat lebih banyak disebabkan oleh maraknya event di Lapangan Andi Makkasau yang berhasil menarik perhatian khalayak luas, khususnya generasi muda.

Tidak dapat dipungkiri, event yang digelar di jantung kota memberi warna baru bagi masyarakat Parepare. Konser musik, bazar modern, hingga festival hiburan menghadirkan pengalaman yang lebih segar dan cenderung lebih menarik dari segi visual maupun suasana. 

Akan tetapi, di balik gemerlap tersebut, pedagang kecil di Pasar Senggol semakin terpinggirkan. Pengunjung yang biasanya memenuhi pasar kini lebih memilih keramaian di Lapangan Andi Makkasau, menyebabkan penurunan drastis pada pendapatan pedagang tradisional yang hanya mengandalkan rutinitas keramaian alami pasar.

Kondisi ini seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah kota. Pasar tradisional tidak semata-mata ruang ekonomi, melainkan juga cermin budaya dan identitas lokal. Jika dibiarkan, pergeseran minat beli ini akan semakin memperlebar kesenjangan antara pedagang kecil dan pelaku usaha besar.

Pemerintah dituntut hadir dengan kebijakan yang lebih berpihak, misalnya dengan memberi ruang bagi pedagang kecil dalam event besar, atau melakukan revitalisasi pasar agar tetap mampu bersaing di era modern.

Keberlangsungan Pasar Senggol harus dijaga bersama. Revitalisasi fasilitas, promosi kreatif, dan integrasi pasar tradisional dalam kalender event resmi kota dapat menjadi solusi. Dengan begitu, masyarakat tetap merasa bangga mendatangi pasar tradisional sebagai bagian dari identitas budaya, bukan hanya sekadar tempat jual beli. 

Jika tidak ada langkah nyata, ikon ini perlahan akan kehilangan makna. Sudah saatnya semua pihak berpihak pada pedagang kecil agar denyut ekonomi rakyat tetap hidup di tengah gemerlap event-event modern.(*)

Tags:
  • Daerah
  • Opini
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Most popular
  • Pasar Digital TSM Inovasi DPKP Diapresiasi Wali Kota Parepare 

    14 Agustus
    Pasar Digital TSM Inovasi DPKP Diapresiasi Wali Kota Parepare 
  • CCF 2026 di Parepare Resmi Ditutup, Pemkot dan ICCN Komitmen Kawal Ekosistem Kreatif Lokal

    11 Juli
    CCF 2026 di Parepare Resmi Ditutup, Pemkot dan ICCN Komitmen Kawal Ekosistem Kreatif Lokal
  • Sanggar Ulengtipue Pukau Penonton dengan Tari Pepe-pepe Ka Ri Makka di CCF 2026

    11 Juli
    Sanggar Ulengtipue Pukau Penonton dengan Tari Pepe-pepe Ka Ri Makka di CCF 2026
  • Nantikan Nobar Piala Dunia Argentina vs Mesir, Pengunjung CCF 2026 Disuguhi Penampilan Spektakuler

    07 Juli
    Nantikan Nobar Piala Dunia Argentina vs Mesir, Pengunjung CCF 2026 Disuguhi Penampilan Spektakuler
  • Hari ke-6 CCF 2026, Ribuan Warga Padati Ruang Kreatif

    08 Juli
    Hari ke-6 CCF 2026, Ribuan Warga Padati Ruang Kreatif
Rupa Mata
Rupa Mata
  • Redaksi
  • Visi Misi
  • Makna Logo dan Warna
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
Copyright © 2025 Rupa Mata. All rights reserved.