CCF 2026 Dimulai, Ini Pesan Andi Haswan Saddade
RUPAMATA.ID, PAREPARE--Celebes Creative Festival (CCF) 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi ekonomi kreatif, tetapi juga momentum mengangkat kembali tokoh-tokoh besar yang telah mewarnai sejarah Kota Parepare.
Pesan itu disampaikan Koordinator Daerah Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Sulawesi Selatan, Andi Haswan Saddade, saat membuka rangkaian CCF 2026 di Lapangan Andi Makkasau, Sabtu (4/7/2026).
Menurutnya, Parepare selama ini dikenal luas sebagai kota kelahiran Presiden ke-3 Republik Indonesia, B.J. Habibie. Namun, kota ini juga memiliki banyak tokoh berpengaruh yang belum banyak dikenal generasi muda.
“Parepare tidak hanya identik dengan Pak Habibie. Ada Andi Makkasau, Bau Massepe, Gurutta Ambo Dalle, dan banyak tokoh besar lainnya yang harus kita munculkan kembali,” ujar Haswan.
Ia mengatakan, kekayaan sejarah tersebut harus menjadi bagian dari gerakan ekonomi kreatif yang sedang tumbuh di Parepare. Sejarah tidak cukup hanya dikenang, tetapi perlu diolah menjadi karya, inovasi, dan identitas yang memberi nilai tambah bagi daerah.
“Hal-hal yang berbau historis kami angkat menjadi spirit bagi anak muda agar mereka mengenal secara utuh identitas Kota Parepare. Dari sana lahir kreativitas yang memiliki akar budaya,” katanya.
Haswan menilai ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam memperkenalkan sejarah kepada publik melalui berbagai subsektor, seperti seni pertunjukan, film, fotografi, desain, kuliner, kriya, hingga pariwisata berbasis budaya.
Ia berharap para pelaku ekonomi kreatif mampu menjadikan kisah perjuangan para tokoh daerah sebagai inspirasi dalam menghasilkan karya yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memperkuat karakter dan kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya.
Selain mengangkat potensi lokal, CCF 2026 juga menjadi ruang kolaborasi nasional. Kegiatan yang berlangsung pada 3–12 Juli 2026 itu diikuti delegasi dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan serta perwakilan sejumlah provinsi di Indonesia.
Selama penyelenggaraan festival, para peserta akan mengikuti forum diskusi, pameran, pertunjukan seni, hingga pertemuan pelaku ekonomi kreatif untuk menyusun rekomendasi pengembangan sektor ekonomi kreatif yang akan disampaikan kepada Kementerian Ekonomi Kreatif.
Haswan optimistis kepercayaan yang diberikan kepada Parepare sebagai tuan rumah akan semakin memperkuat posisi kota tersebut sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di kawasan timur Indonesia.
“Melalui CCF, kami ingin menunjukkan bahwa Parepare bukan hanya memiliki potensi ekonomi kreatif, tetapi juga sejarah, budaya, dan tokoh-tokoh besar yang layak dikenal oleh Indonesia,” tutupnya.(*)
