Perkuat Peran Perempuan, DPC PIM Parepare Bedah Cara Cegah KDRT
RUPAMATA.ID, PAREPARE--Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Perempuan Indonesia Maju (PIM) Kota Parepare, Sulawesi Selatan, melakukan sosialisasi dan edukasi tentang cara mencegah tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), di Caffe Cose pada Minggu (25/01/2026).
Kegiatan yang diikuti puluhan anggota PIM itu menghadirkan pemateri dari Bidang Hukum, Politik dan Rohani PIM Parepare, Arni Jonathan.
Melalui materinya, Arni yang juga aktif berprofesi sebagai pengacara ini membahas secara mendalam tentang upaya pencegahan, hingga dampak tindak kekerasan dalam rumah tangga.
"Hari ini kita fokus pada edukasi dan sosialisasi kepada anggota PIM Parepare, untuk bagaimana mencegah tindak kekerasan dalam rumah tangga, baik itu perempuan dewasa sebagai korban dan bahkan anak di bawah umur serta dampak KDRT itu," kata Arni.
Terlebih, sambungnya, tingkat kekerasan dalam rumah tangga dan perempuan sebagai korban, khususnya di Kota Parepare, cukup mengalami kenaikan yang signifikan dari tahun ke tahun.
"Jadi, semoga dengan materi kita ini teman-teman di PIM dapat memahami KDRT itu seperti apa saja, dan cara mitigasinya dengan apa. Ini yang kita bahas mendalam agar lingkungan keluarga selalu terjaga harmonisnya," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PIM Kota Parepare Reski Anugrah Azis, mengaku mengapresiasi langkah masif Bidang Hukum, Politik dan Rohani dalam menginisiasi forum edukasi terkait pencegahan KDRT kepada anggota PIM.
"Materi hari ini tidak kalah menarik dari materi-materi di pertemuan bulanan kita sebelumnya. Saya tentu sangat mengapresiasi," kata Reski sapaannya.
"Edukasi seperti ini penting dan saya rasa memang perlu. Kita di PIM ini kan rata-rata perempuan dan sebagian besar memang sudah berkeluarga. Jadi ini bisa menjadi bekal kita untuk menjaga keluarga tetap damai, dan terhindar dari tindak KDRT itu," jelasnya.
Dia menambahkan, selain forum edukasi, pertemuan bulanan tersebut juga diisi dengan agenda evaluasi anggota, arisan, hingga rencana program menyambut bulan ramadan 2026 mendatang.
"Kita juga tadi sempat rapat evaluasi, kemudian arisan anggota dan pembahasan singkat soal rencana program ramadan. Ini tuh juga bagian dari cara kami agar silatirahmi tetap terjaga," pungkasnya.
Reski berharap, dengan pertemuan bulanan itu anggota PIM semakin kompak dan aktif dalam mengembangksn potensi diri. Agar PIM Kota Parepare dapat memberikan kontribusi, bukan hanya bagi organisasi, tetapi juga daerah dan masrakat.(*)


