Gak Perlu ke Kantor! Ratusan Pelajar SMADA Parepare Lakukan Perekaman e-KTP di Sekolah
RUPAMATA.ID, PAREPARE--Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Parepare, melakukan perekaman KTP elektronik di SMAN 2 Parepare, pada Selasa (27/01/2026).
Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Dinas Dukcapil Kota Parepare Hj. Suriani, didampingi Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Sri Meiriyani, disambut Kepala SMAN 2 Parepare Mardiah, dan antusias ratusan pelajar SMAN 2 Parepare untuk melakukan perekaman e-KTP.
Dari informasi yang dihimpun, sosialisasi dan perekaman e-KTP ini merupakan kolaborasi antara Disdukcapil, SMADA dan Pokja 1 TP PKK Kota Parepare, melalui program Keluarga Indonesia Sejahtera dan Harmonis (KISAH).
Kepala Dinas Dukcapil Kota Parepare Hj. Suriani mengatakan, kehadiran langsung tim Disdukcapil dan TP PKK di sekolah untuk melakukan perekaman dan edukasi e-KTP, merupakan wujud keseriusan dan komitmen dalam mewujudkan generasi Parepare sadar Administrasi Kependudukan (Adminduk).
"Di SMAN 2 ini ada ratusan siswa yang belum melakukan perekaman padahal sudah wajib KTP. Makanya kita jemput bola, datang langsung ke sekolah untuk membantu siswa mengurus KTP," kata Hj Suriani.
Dia menjelaskan, untuk tahapan pengurusan KTP, siswa usia 16 tahun terlebuh dahulu diwajibkan melakukan perekaman oleh Disdukcapil, kemudian semua data diri akan dikirim ke pusat data untuk diproses, verifikasi dan pencetakan, dengan status data berpindah dari PRINT READY RECORD (PRR) ke pusat. Setelah itu, KTP akan diserahkan kepada siswa jika telah berusia 17 tahun.
"Syukur alhamdulillah siswa di SMA 2 ini begitu antusias untuk memiliki KTP. Kami juga tadi melakukan edukasi terkait pentingnya KTP sebagai identitas diri, dan syarat pemenuhan administrasi lainnya," jelasnya.
Sementara, Kepala SMAN 2 Parepare Mardiah, mengaku mengapresiasi langkah aktif Disdukcapil dalam membantu siswa di sekolahnya untuk memiliki KTP.
"Kegiatan ini bagus sekali selain memudahkan siswa mengurus KTP, mereka juga bisa memahami bahwa identitas diri itu penting. Apa lagi jika usia sudah memenuhi untuk memiliki KTP," ungkap Mardiah yang juga sebagai ketua Pokja 1 TP PKK Kota Parepare.(*)

