Sasar 200 Anak, B2SA Goes to School Dinas Ketapang Kota Parepare Dimulai
RUPAMATA.ID,PAREPARE--Dinas Ketahanan Pangan Kota Parepare meluncurkan program B2SA Goes to School yang dipusatkan di SDN 58 Kota Parepare, Selasa (16/12/2025).
Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi sejak dini kepada peserta didik tentang pentingnya konsumsi pangan Beragam, Berimbang, Bergizi, dan Aman (B2SA) guna menunjang pertumbuhan dan kesehatan anak.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Parepare, Muh. Idris, mengatakan bahwa B2SA merupakan program nasional untuk menjamin ketersediaan dan konsumsi pangan yang memenuhi standar kesehatan dan keamanan.
Konsep B2SA, lanjutnya, merupakan pengembangan dari istilah “empat sehat lima sempurna” agar lebih mudah dipahami serta diterapkan oleh masyarakat.
Menurut Muh. Idris, idealnya seluruh anak sekolah menjadi sasaran program ini. Namun, dengan keterbatasan kondisi dan sumber daya, Dinas Ketahanan Pangan memprioritaskan wilayah yang membutuhkan perhatian khusus terkait persoalan gizi, stunting, dan kerawanan pangan.
“Untuk kegiatan kali ini, kami memilih wilayah Kecamatan Bacukiki. Karena jumlah sasaran sekitar 200 anak, maka kami menggabungkan beberapa sekolah,” ungkapnya saat jumpa pers.
Adapun sekolah yang tergabung dalam kegiatan B2SA Goes to School ini meliputi SDN 32 Kota Parepare, SDN 58 Kota Parepare, MI DDI Lappa Angin Kota Parepare, SDIT Bahrul Ulum Kota Parepare, serta SMP Negeri 13 Kota Parepare.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa meski program B2SA telah menjadi kegiatan rutin, B2SA Goes to School merupakan inovasi baru yang secara khusus menyasar lingkungan sekolah. Program ini direncanakan menjadi agenda rutin tahunan dengan cakupan sasaran yang lebih luas agar edukasi gizi dapat tersebar merata di Kota Parepare.
Melalui kegiatan ini, Dinas Ketahanan Pangan berharap kesadaran anak-anak dan masyarakat terhadap pentingnya pola konsumsi pangan sehat berbasis B2SA semakin meningkat, sekaligus menjadi langkah preventif dalam menekan angka stunting dan permasalahan gizi di daerah. (*)
