Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 Tingkat Kota Parepare Berlangsung Meriah
RUPAMATA.ID,PAREPARE--Puncak peringatan atau resepsi Milad Muhammadiyah ke-113 tingkat Kota Parepare berlangsung meriah dan khidmat. Kegiatan ini dipusatkan di Gedung Pertemuan Aisyiyah, Jalan Panti Asuhan, Ujung Lare, Kota Parepare, pada Sabtu (20/12/2025).
Acara tersebut dihadiri sekitar 500 kader Muhammadiyah dari berbagai unsur. Turut hadir Wali Kota Parepare, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, para pimpinan amal usaha, organisasi otonom, lembaga dan majelis, serta keluarga besar Muhammadiyah se-Kota Parepare.
Ketua Panitia Milad Muhammadiyah Tingkat Kota Parepare, Ir. H. Kaharuddin Kadir, yang juga Ketua DPRD Kota Parepare, menyampaikan rasa syukurnya atas antusiasme dan kehadiran para tamu undangan dalam momentum penting tersebut.
“Saya perkirakan yang hadir hari ini kurang lebih 500 orang. Ini menunjukkan antusiasme luar biasa dari keluarga besar Muhammadiyah. Pada momen ini, kita juga diminta untuk melakukan evaluasi terhadap amal usaha, lembaga, badan, maupun organisasi otonom, mana yang mengalami kemajuan dan mana yang masih perlu pembenahan,” ujar H. Kaharuddin Kadir di sela-sela kegiatan.
Politisi Partai Golkar itu menegaskan bahwa evaluasi merupakan hal penting agar Muhammadiyah terus berkembang dan mampu memperbaiki unit-unit yang mengalami kemunduran.
Meski demikian, ia optimistis bahwa secara umum perkembangan Muhammadiyah di Kota Parepare menunjukkan kemajuan yang signifikan.
“Kita berharap rasa memiliki keluarga besar Muhammadiyah di Parepare semakin tinggi. Dengan usia ke-113 tahun ini, jika rasa memiliki terus tumbuh, saya yakin Muhammadiyah akan tetap eksis dan berkontribusi besar di Parepare,” ungkapnya.
Selain rangkaian acara seremonial, panitia Milad juga menggelar kegiatan sosial berupa pembagian paket sembako kepada warga di sekitar Kantor Muhammadiyah Parepare. Panitia juga membuka penggalangan donasi untuk membantu lembaga pendidikan Muhammadiyah di Jampue, Kabupaten Pinrang, yang terdampak musibah angin puting beliung beberapa waktu lalu.(*)
Jurnalis: Fatimah
