Pendaftaran Calon Direktur PAM Tirta Karajae Ditutup, Enam Nama Resmi Masuk Seleksi
RUPAMATA.ID,PAREPARE--Tahapan pendaftaran dan penerimaan berkas lamaran Seleksi Calon Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Tirta Karajae resmi ditutup pada Rabu (26/11/2025), sesuai jadwal yang telah ditetapkan Panitia Seleksi (Pansel).
Penutupan pendaftaran ditandai dengan serah terima berkas lamaran dari Sekretariat Penerimaan Berkas kepada Panitia Seleksi Pemilihan Calon Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Tirta Karajae. Prosesi serah terima berlangsung di Sekretariat Pansel, Bagian Perekonomian dan SDA Setdako, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 76, Parepare.
Berdasarkan berita acara yang diterbitkan panitia, tercatat sebanyak enam orang pelamar secara resmi telah menyerahkan berkas lamaran. Keenam pelamar tersebut yakni Muhammad Syaikhu Zainuddin, Lukman Hakim, Abdul Azis, Irwanto, Firman Mustafa, dan Muhammad Syukur.
Berakhirnya masa pendaftaran ini mengacu pada Pengumuman Nomor 002/Pansel-Direktur/XI/2025 tentang Seleksi Pemilihan Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Karajae.
Ketua Panitia Seleksi Calon Direktur PAM Tirta Karajae, A Ardian Asyraq, mengatakan bahwa setelah penutupan pendaftaran, panitia akan melanjutkan ke tahap berikutnya, yakni Seleksi Administrasi yang dijadwalkan berlangsung pada 27–28 November 2025.
“Hasil seleksi administrasi ini sangat krusial karena akan menentukan nama-nama calon yang berhak melaju ke tahapan selanjutnya, yaitu Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK),” ujar Ardian.
Tahapan tersebut akan menjadi penentu bagi para calon dalam memperebutkan posisi pemimpin PAM Tirta Karajae untuk periode 2025–2030.
Ardian menegaskan, Panitia Seleksi berkomitmen melaksanakan seluruh rangkaian tahapan secara transparan, objektif, dan profesional guna menjaring figur pimpinan yang kompeten dan visioner.
“Harapannya, Direktur PAM Tirta Karajae terpilih nantinya mampu memperkuat tata kelola perusahaan serta menjaga dan meningkatkan keberlanjutan layanan air bersih bagi masyarakat Kota Parepare,” tutur Ardian yang juga menjabat sebagai Asisten II Setdako Parepare.(*)
Jurnalis: Fatimah
