RUPA MATA

RUPA MATA

  • Nasional
  • Daerah
  • Regional
  • Budaya & Seni
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Politik
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Opini
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan

Viral! Oknum Guru SMP di Pinrang Diduga Lecehkan Siswa, Korban Trauma sampai Coba Bunuh Diri 

Oleh Hestiana
14 September

RUPAMATA.ID,PINRANG--Oknum guru di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga melakukan tindakan pelecehan seksual kepada sejumlah siswanya.

Hal ini terkuak saat salah seorang korban dugaan pelecehan memberanikan diri menyampaikan keluhannya di media sosial, terkait pengalaman tak mengenakan yang ia alami di sekolah. 

Saat dikonfirmasi tim Rupamata.id, korban mengaku telah dilecehkan dengan berbagai bentuk tindakan bejat pelaku. Dari keterangan terduga korban, tindakan pelecehan yang dilakukan oknum guru itu telah ia terima sejak Agustus 2025.

"Kalau saya kak bulan Agustus tahun ini (mulai dilecehkan), yang dia lakukan ke saya itu, dia remas area dadaku kak dan duduk di paha ku," kata Korban yang namanya tidak ingin dimediakan, (14/9/2025).

"Sebenarnya banyak sekali korbannya kak. Takut sekali ka speak up kak. Karena nilaiku diancam, belum ka lulus masih sekolah ka di sana, takut ka juga dibunuh," imbuhnya. 

Bahkan kata dia, ada seorang alumni yang mengalami depresi, imbas tindakan asusila yang kerap dilakukan pelaku kepada korban saat masih bersekolah di SMP tersebut. 

"Alumni ini bilang kak, kalau dia sudah beberapa kali coba untuk bunuh diri karena merasa malu, dan tidak nyaman dengan dirinya setelah dikasih begitu sama guruku dulu, dia dilecehkan dengan cara yang sangat tidak pantas kasihan," ujarnya.

Dia membeberkan, sebelum menginformasikan kasus ini di media sosial, beberapa kali korban telah melaporkan ke pihak sekolah. Namun, tidak ada tanggapan dan tindakan serius yang dilakukan sekolah kepada pelaku.

"Guruku ini laki-laki korbannya juga selalu laki-laki, pelaku menjabat sebagi Wakasek di sekolah. Kami sudah coba melapor ke pihak sekolah soal kasus ini, tapi tidak ada kejelasan. Karena itu kami ingin masalah ini mendapat perhatian lebih luas agar pihak berwenang benar-benar bertindak," ungkapnya.

"Kami juga berencana melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian, meski saat ini belum ada bukti tertulis atau rekaman. Tapi ada banyak korban yang sudah bicara dan siap memberikan keterangan, kami yakin kesaksian mereka cukup kuat untuk menjadi dasar penyelidikan. Kami tidak mau ada korban lagi, kami ingin kasus ini diungkapkan jelas dan dihentikan," jelas korban.(*)

Tags:
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Pendidikan
Bagikan:
Baca juga
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terkait
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Berita terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Tampilkan lebih banyak
Most popular
  • Pasar Digital TSM Inovasi DPKP Diapresiasi Wali Kota Parepare 

    14 Agustus
    Pasar Digital TSM Inovasi DPKP Diapresiasi Wali Kota Parepare 
  • CCF 2026 di Parepare Resmi Ditutup, Pemkot dan ICCN Komitmen Kawal Ekosistem Kreatif Lokal

    11 Juli
    CCF 2026 di Parepare Resmi Ditutup, Pemkot dan ICCN Komitmen Kawal Ekosistem Kreatif Lokal
  • Sanggar Ulengtipue Pukau Penonton dengan Tari Pepe-pepe Ka Ri Makka di CCF 2026

    11 Juli
    Sanggar Ulengtipue Pukau Penonton dengan Tari Pepe-pepe Ka Ri Makka di CCF 2026
  • Nantikan Nobar Piala Dunia Argentina vs Mesir, Pengunjung CCF 2026 Disuguhi Penampilan Spektakuler

    07 Juli
    Nantikan Nobar Piala Dunia Argentina vs Mesir, Pengunjung CCF 2026 Disuguhi Penampilan Spektakuler
  • Hari ke-6 CCF 2026, Ribuan Warga Padati Ruang Kreatif

    08 Juli
    Hari ke-6 CCF 2026, Ribuan Warga Padati Ruang Kreatif
Rupa Mata
Rupa Mata
  • Redaksi
  • Visi Misi
  • Makna Logo dan Warna
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
Copyright © 2025 Rupa Mata. All rights reserved.